Kata Cinta Kahlil Gibran
Ditulis pada 9 November 2011
Kata Cinta Kahlil Gibran. Kahlil Gibran
tak hanya piawai dalam mengutarakan kalimat-kalimat pujangga biasa. Ia
tak seperti beberapa bijak bestari lain yang menyentuh hati dengan
siraman hati dengan pembahasan secara umum. Kahlil Gibran yang dikenal
sebagai pria melankolis itu, lebih sering kita lekatkan dengan predikat
pujangga untuk kata cinta. Kalimat-kalimat penuh makna yang membuat hati
orang yang membacanya trenyuh. Kata Mutiara yang sungguh menyentuh jiwa.
Kata-kata
cinta Kahlil Gibran ini menjadi salah satu pelipur lara bagi para
pasangan yang sedang dimabuk cinta. Tak ayal, seseorang yang sedang
jatuh cinta selalu dirasuki oleh perasaan yang mengharu biru, menjadikan
setiap hari adalah hari-hari cinta. Semoga itu tetap terus mampu
mengobarkan rasa cinta sahabat sekalian pada pasangan.
Semoga Tuhan mengikatkan hati kalian dalam cinta tak bertepi, hingga akhir masa selamanya.
Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini, pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang.
Lihatlah kawan, bagaimana Kahlil Gibran merangkai kata untuk membuat kita benar-benar mengagungkan cinta. Sungguh, kita memuja kata-kata cinta untuk membahagiakan diri kita sendiri. Cinta. Oh … Cinta …
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… Seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… Seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.
Cinta
berlalu di depan kita, terbalut dalam kerendahan hati; tetapi kita lari
daripadanya dalam ketakutan, atau bersembunyi di dalam kegelapan; atau
yang lain mengejarnya, untuk berbuat jahat atas namanya.
Salahlah bagi orang yang mengira bahwa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama dan rayuan yang terus menerus. Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan abad.
Cinta
berlalu di depan kita, terbalut dalam kerendahan hati; tetapi kita lari
daripadanya dalam ketakutan, atau bersembunyi di dalam kegelapan; atau
yang lain mengejarnya, untuk berbuat jahat atas namanya.
Setiap lelaki mencintai dua orang perempuan, yang pertama adalah imaginasinya dan yang kedua adalah yang belum dilahirkan.
Manusia
tidak dapat menuai cinta sampai dia merasakan perpisahan yang
menyedihkan, dan yang mampu membuka pikirannya, merasakan kesabaran yang
pahit dan kesulitan yang menyedihkan.
Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia, karena cinta itu membangkitkan semangat,hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.
Aku
mencintaimu wahai kekasihku, sebelum kita berdekatan, sejak pertama
kulihat engkau. Aku tahu ini adalah takdir. Kita akan selalu bersama dan
tidak akan ada yang memisahkan kita. Jangan menangis, Kekasihku…
Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam
cinta.
Hanya dengan cinta yang indah… kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan. Apa yang telah kucintai laksana seorang anak yang tak henti-hentinya aku cintai…
Dan,
apa yang kucintai kini… akan kucintai sampai akhir hidupku, kerana
cinta adalah semua yang dapat kucapai… dan tak ada yang akan mencabut
diriku dari padanya.
Cinta yang dibasuh oleh airmata akan tetap murni dan indah senantiasa.
Jika
manusia kehilangan sahabatnya, dia akan melihat sekitarnya dan akan
melihat sahabat-sahabatnya datang dan menghiburnya. Akan tetapi apabila
hati manusia kehilangan kedamaiannya, dimanakah dia akan menemukannya,
bagaimanakah dia akan bisa memperolehinya kembali?
Kamu mungkin akan melupakan orang yang tertawa denganmu, tetapi tidak mungkin melupakan orang yang pernah menangis denganmu.
Kekuatan
untuk mencintai adalah anugerah terbesar yang diberikan Tuhan kepada
manusia, sebab kekuatan itu tidak akan pernah direnggut dari manusia
penuh berkat yang mencinta.
Puisi bukanlah pendapat yang dinyatakan. Ia adalah lagu yang muncul daripada luka yang berdarah atau mulut yang tersenyum.
Bekerja
dengan rasa cinta, bererti menyatukan diri dengan diri kalian sendiri,
dengan diri orang lain dan kepada Tuhan. Tapi bagaimanakah bekerja
dengan rasa cinta itu? Bekerja dengan cinta bagaikan menenun kain dengan
benang yang ditarik dari jantungmu, seolah-olah kekasihmu yang akan
memakainya kelak.
Baca juga artikel saya tentang Kata Mutiara Kahlil Gibran yang mencantumkan kata-kata mutiara Kahlil Gibran tentang kehidupan secara umum.
Regards,


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !